Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Puisi Bebas

Godaan

Tangan menulis apa yang hati kata Hati berkata apa yang mata lihat Apa tangan menulis dengan benar? Pikir berada diantara dua Hitam dan putih tanpa abu-abu Apa hitam bisa jadi putih? Adalah dia yang bertanya Benarkah mulut berucap Mata melihat, kuping mendengar Suatu hal yang sama benarnya? Sungguh tiada kata tertulis tanpa godaan Karena pikir kita tiada akan sama Biarlah hati yang hitam memutih Pun putih pada akhirnya menghitam.

Tangisan

Kenapa kamu menangis? Kamu hanya salah Apa gunanya tangisanmu? Salahmu tidak akan berubah Ya inilah hidup Ada salah menangis Bahagia pun menangis Tidak usahlah kamu menangis Tapi aku tahu kamu bukan robot Yang tidak punya emosi Hanya punya sesuatu yang berbobot Kamu juga manusia

Prestise

Kamu disini berdiri Berjalan lewat jalan tak berduri Tidakkah kamu lihat ada jalan lain Berduri dan berkerikil menuju sini Sungguh bersyukurlah kamu Karena perjuanganmu lebih mudah Namun mudah atau sulit adalah hal yang relatif Karena sungguh semua itu hampir sama Jangan mengecilkan orang Besarkanlah orang Karena merekalah yang membantumu Sampai sini di jalan penuh prestise

Diantara dunia

Apalah aku hanya seonggok daging Tidak dapat dimakan, dibuang pun sayang Walau awalnya nikmat, kini jadi bangkai Hanya bisa dibuang tanpa dirasa Apalah hidup hanya bersinggah Sebentar di sini, mungkin akan lama di sana Tiada hal yang dapat dibawa Karena perbatasannya menelanjangi kita Ah, seonggok daging diantara dua dunia Hanyalah alat untuk mengasihani Sementara hidup yang berlalu Hanya jadi luka bagi yang lain.

Buat apa marah

Buat apa marah Kamu minta Aku tidak beri Apa harus aku beri? Buat apa kecewa Kamu usaha Aku tidak kasih Apa harus aku kasih? Buat apa menangis Kamu pergi Aku tidak kembali Apa aku harus kembali? Apa biar saja marah? Apa biar saja kecewa? Apa biar saja menangis? Apa ini aku atau itu kamu?

Beda

Lagu yang biasa kita nyanyikan Apa kamu tahu? Kita satu nada di kunci G Apa kamu ingat? Tempat yang biasa dikunjungi Masihkah hafal? Kita pernah bersama di sana Masihkah sama? Aku di sini dan kau di sana Tak lagi memandang bintang yang sama Kini kita telah beda Walau menapak jalan yang sama

Aku harus apa

Apa aku harus pergi meninggalkan kamu? Atau kamu yang akan pergi meninggalkan aku? Aku sedang lelah Ingin bertemu tapi tidak bisa Apakah kamu percaya dengan cinta? Padahal waktu yang bisa jawab Naik turun tidak menentu Tanpa ada yang tahu Apakah kamu lebih memilih untuk diam? Saat kata menjadi satu-satunya senjata Dan tulisan hanyalah rangkaian kata Kemudian kamu mengalihkan dirimu Kembali kasih Aku sedang risau Kemari sayang Aku sedang rindu

Apa kabar?

Aku di sini sedang berdiri Berusaha tetap teguh Berada jauh dari dirimu Seratus kilometer lebih Hanya pesan singkat yang kita tukarkan Apakah gerangan kabarmu di sana? Apakah engkau bisa sama teguhnya? Berada ratusan kilometer dariku Adakah kita bersama tidak hanya dalam kabar?

Bocah

Bocah, belajarlah Selagi ada waktu dan kesempatan Bocah, tertawalah Selagi belum ada larangan Bila nanti tiba waktunya Tidak akan lagi kamu bisa tertawa dan belajar Hanya ada kamu dan pengatur Atau mungkin hanya kamu diantara materi

Tanda

Raut wajah yang malas Namun gerik tubuh berima Apakah itu tanda? Hembus napas yang teratur Namun suara berisik Apakah itu tanda? Tiadalah diri ini tahu Tanda dari dirimu

Seorang Mantan

Entah dia dulu kenapa Kini dia kembali Entah apa yang aku perbuat Yang mungkin menyakiti Seorang mantan kini di sini Dia mungkin mencari kembali Kembali berbuat salah? Atau merasa bersalah dan menyesal? Seorang pesakitan kini belajar Belajar mengartikan nafas Nafas dirinya, mencari sebuah tujuan baru Tujuan yang membawanya hingga akhir Hai mantan, aku tidak tahu lagi siapa dirinya Apa dia pesakitan itu? Hai mantan, silahkan kembali kesini Aku pasti menerima, tapi entah mereka

Is this the end?

I thought I know you Cause you told me some I thought you curious Cause you asked me some But I'm wrong this time I don't know you And you don't wanna know me So, is this the end? Maybe, this is the end Of all the pain you gave Sure, I want to end this Cause we alway missunderstand Wish, this will continue But, it won't Must end now Before you give me another pain

The Conversation

Why you sit alone? Did you say that to me? Yeah, who else? I don't know why... Seek a friend. I've done that Where? They've left me alone You have nobody then No! Umm... well, yes. You know why? I don't. I am confused. Feel free with me What do you mean? I'll always be in your side What are you talking about? You won't understand What do you want? Believe me, I'am yours How can I do that? I'll never break promise Ok, I'll try to believe you Play with me What? Self destruction You wanna kill me? You don't want that? Of course no How about personality destruction That'd be okay I think Never smile, that's the rule I can't, but I'll try, then? Never have a friend again What?! I'll try Then, never felt happy What do you want?! Kill your personality What for? You'll never feel alone Great, know I fell more lonely

So Far You Go

While everyone were together I am alone with my memories While everyone gone I am just sit here It's so quite here Without you and friends It's so lonely here Without love and warmth Friends, so far you go But I am stand still Friends, so different you are But I am the same What should i do? Discovering me, myself? Or finding love So I could be like you? Originally created: 230207 Edited: 131216

Who is he?

Is he the one that I can trust? A place to share everything Who is he? An important person Handsome Cool Whatever Just love him So who is he? A friend Does he feel the same? As a life complement I know him Yet don't understand Hope we belong to each other Now and later Created: 121108 Edited: 131216

It's Complicated

Here's important things: Friends You know why? It's a place to share And a place to learn That'd be him But it's complicated Because you want him Think that he's a sibling It's just me He felt different Said ordinary friends But I want more The need of reliance The hunger of attention The eagerness Not to me Can you act differently to me? Share more things The need, the hunger, and the eagerness Being one of yours Edited: 131216

Understand

What do you think of me? I did a mistake of course What do you feel? I did hurt you Can you think? I'm broken Can you feel? I'm in agony Can you understand? Then why can't you forgive? Can you understand? I know I'm not perfect What can I do? I've try everything How can I get your pardon? When everything is impossible Please understand Think what I think Feel what I feel So maybe you could forgive me Created: 030708 Edited: 131216

Marah dan maaf

Pernah kita berteman Pernah ada canda tawa Itu dulu saat bersama Saat bahagia tidak ternilai Semua hilang Seakan tak terjadi Semua hilang Seakan tak bernilai Marahmu Kenapa sampai seperti itu? Marahmu Apa salahku begitu besar? Maaf Hanya itu yang terucap Maaf Tidakkah kamu dengar? Created: 050608 Edited: 131216

Hianat

Kita berteman Kita berjanji Tapi saat detik menghilang Semua ikut hilang Penghianat Teganya putuskan Penghianat Teganya ingkari janji Padahal aku sedang mencoba Merangkai kata dalam jiwa Kenapa kamu yang marah? Padahal aku yang berjuang Penghianat Dimana perjuangan milikmu? Penghianat Kembalikan waktuku Created: 050608 Edited: 131216

Diam

Ku tahu, ku rasa, hadirmu Ku hanya diam Kau tahu, kau rasa, hadirku Kau juga diam Aku ingin kita bersatu lagi Layaknya paguyuban Aku ingin canda tawa lagi Seperti dalam kenangan Tapi hanya diam Kita saling diam Apa jiwaku sakit Atau kamu terlalu jahat Sampai kapan seperti ini Tanpa canda dalam memori Tak bisakah ini berubah Agar kita guyub kembali Jika memang tidak berubah Mungkin diam yang terbaik Tuhan tidak suka ini Tapi biar, aku yang terima Created: 110907 Edited: 131216