Sutradara: Joshua Oppenheimer & Anonim (ko-sutradara)
Produser: Signe Byrge Sørensen
Eksekutif: Werner Herzog, Errol Morris, & André Singer
Sinematografi: Lars Skree
Penyunting: Niels Pagh Andersen
Studio: Final Cut for Real
Durasi: 98 menit
Genre: Film dokumenter, Film dokumenter sejarah
Website: http://filmsenyap.com/
Imdb score: 8,1 (http://www.imdb.com/title/tt3521134/)
Apa rasanya menjadi keluarga dari korban kasus pembantaian massal? Apalagi saat dipertemukan dengan keluarga pelaku--sang penjagal?
Adalah senyap yang hanya dapat disampaikan. Hanyalah senyap yang dapat dilihat. Melalui film dokumenter kedua yang disutradarai oleh Joshua ini kita dapat ikut merasakan simpati mendalam mengenai apa yang terjadi dalam kasus pembantaian massal di masa lampau.
Dalam film ini sosok tokoh utama sebagai adik dari korban pembunuhan dengan sengaja diberikan tontonan--film The Act of Killing (Jagal). Menuruti penasarannya, si adik yang hanyalah seorang optometris dibantu oleh Joshua untuk menemui para pelaku yang terlibat dalam pembunuhan. Jangan khawatir tidak memiliki informasi lengkap, karena beberapa potongan film Jagal akan menemani kita untuk mengetahui apa yang telah terjadi.
Ada satu adegan menarik dimana anak dari sang adik sedang sekolah--yang bisa dikatakan bahwa inilah sisi kontroversialnya. Pada saat sekolah, si anak diterangkan mengenai kejadian di tahun 1965, dimana guru yang mengajar membuat framework berpikir seakan-akan pada saat itu PKI sangat bersalah karena kesadisannya dalam membunuh para jenderal. Hal ini ditepis oleh ayahnya dan menjadikan seakan-akan PKI itu baik. Inilah salah satu bagian yang mungkin dikatakan sebagai pembelaan terhadap PKI dan akhirnya banyak kalangan yang khawatir sampai-sampai beberapa pemutaran terpaksa dihentikan.
Poin utama dari film ini tetaplah terletak pada fakta bagaimana kejamnya seseorang dibunuh, terlepas dari sangkaan dan berbagai macam tudingan bahwa PKI itu baik atau buruk. Hal ini tetap merupakan sejarah kelam akan adanya pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia pada masa lampau. Karena ini merupakan sejarah, baiknya kita belajar agar tidak terulang lagi dan biarkanlah yang lalu berlalu. Biarkan diri kita tetap tenggelam dalam kesenyapan namun paham dengan melihat dalam senyap
Referensi
http://filmsenyap.com/
http://id.wikipedia.org/wiki/Senyap
Tidak ada komentar:
Posting Komentar