Review Film P.K.
(pic: imdb)
Directed by Rajkumar
Hirani
Produced by Vidhu
Vinod Chopra & Rajkumar Hirani
Production company
Vinod Chopra Films & Rajkumar Hirani Films
Distributed by UTV
Motion Pictures
Release dates 19
December 2014
Running time 153
minutes
Genre Comedy, Drama,
Fantasy
Aamir Khan is back! Siapa bilang film india cuma semacam Kabhi
Khushi Kabhie Gham yang cinta-cintaan? Siapa bilang film india cuma
nyanyi-nyanyi dan nari-nari dekat pohon? Inilah filmnya. Film india yang beda
dan segar. Kalau kita pernah mendengar Aamir Khan dengan film Three Idiot nya
yang juga fresh, di film ini kita akan diberikan suatu kesegaran baru,
kesegaran sudut pandang.
Mengambil sudut pandang sebagai alien yang berasal dari luar
angkasa dan tidak mengenal bumi, kita diajak mengenal dan mengupas sisi
sensitif kehidupan bermasyarakat—agama. Sisi ini akan dikupas dengan gaya
populer karena adanya tokoh utama yang lain—Anushka Sharma—yang berperan
sebagai seorang jurnalis bernama Jaggu dan memiliki orang tua konservatif yang
sangat yakin terhadap suatu ajaran.
Dibalut dengan komedi yang sedikit terkesan offensif seperti
saat adanya dancing car ataupun saat
ada seseorang yang menjatuhkan kondom di kantor jurnalis dan tidak ada yang mau
mengaku, film ini menyajikan kritik agama yang cukup pedas bagi para pemeluk
agama yang terlalu dogmatis dan tidak dapat menggunakan akal saat beragama.
Bahkan, kritik terbesar yaitu adanya pencarian Tuhan yang
sebenarnya, setelah P.K. (Aamir Khan) menceritakan bagaimana ia berusaha
mencari Tuhan dengan menyebarkan flyer berwarna kuning dan akhirnya mengikuti
semua agama, mulai dari dibaptis, sholat, hingga berguling-guling menuju tempat
ibadah. Sampai akhirnya ia dipanggil Peekay (mabuk) karena bertanya mengenai
keberadaan Tuhan yang kata orang-orang dapat menyelesaikan masalahnya (kehilangan
remote control).
Gaya komedi yang sedikit sarkastik akhirnya memberikan
jawaban atas segala pertanyaan. Mungkin akan terjawab dengan “religious heads
must be calling a "wrong number" to God and, as a result, spreading
misunderstandings and meaningless rituals”
Referensi
Comments
Post a Comment