ada saatnya mulut selalu berkata bagai pedang yang bisa sangat bermanfaat atau sangat mematikan.
manfaat yang diterima kadang tidak seberapa dibandingkan dengan semua perkataan yang dilontarkan oleh mulut. kadang ia dihina karena sangat benar. kadang ia dipuji setinggi langit. tapi apapun itu, mulut juga dapat sangat lelah.
mulut dapat terdiam. tak bergerak sedikit pun. memendam kata yang mungkin akan melukai hati. membekukan suasana di saat perkumpulan. menguapkan amarah entah kemana.
biarlah mulut sesekali tertutup, istirahat. biarlah diam menjadi emas dan bicara menjadi perunggu. hingga saat mulut kan terbuka lagi untuk menentang penindasan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar